Cara menjaga tanaman dari hama agar tetap tumbuh subur
Juli 12, 2019
Cara Menjaga Tanaman Sayur Anda Tetap Sehat
Juli 15, 2019

Babadotan adalah tanaman liar yang memiliki ciri daun hijau bertekstur kasar, dan memiliki ketinggian sekitar 30 cm. Tanaman ini biasanya tumbuh di pekarangan rumah, pinggiran sawah dan tempat tempat yang tanah nya tidak dirawat. Tetapi dilain sisi tanaman babadotan memiliki segudang manfaat. Bagi ahli pengobatan herbal tentu tanamanan ini tak asing bagi telingan mereka, kita sebagai masyarakat umum tidak ada salahnya juga untuk sedikit mengulik tentang tanaman babadodan ini. Untuk itu kami akan mengulas tanaman ini untuk sobat.

Klasifikasi Tanaman

Divisi : Spermatophyta
Sub Divisi : Angiospermae
Classis : Dicotyledonae
Sub Classis : Sympetalae
Ordo : Campanulatae (Asterales)
Familia : Compositae
Genus : Ageratum
Species : Ageratum conyzoides L.

Persebaran

Di beberapa daerah bandotan memiliki bermacam-macam nama, seperti:
Sumatra : bandotan, daun tambak, siangit, tambak jantan, siangik kahwa, rumput tahi ayam.
Sulawesi : dawet, jawet, nukut, manooe, rukut weru, sopi.

Kunjungi : GueTw Dezign

Kandungannya adalah Kimia Herba bandotan mengandung minyak atsiri, kumarin, ageratokromen, friedelin, β–sitosterol, stigmasterol natrium klorida (Anonim, 2007). Daun dan bunga mengandung saponin, flavanoid dan polifenol, disamping itu daunnya juga mengandung minyak atsiri (Syamsuhidayat dan Hutapea, 1991) Khasiat atau Manfaat Tanaman memiliki kampuan sebagai anti inflamasi dan anti alergi. Selain itu juga memiliki khasiat anti diare, nematosida,, anti kaugulan, relaksan otot polos, hemostatik, analegesik, anti jamur, anti bakteri, dan hipotermik.

Di Indonesia tanaman badotan ini biasanya digunakan untuk penyakit dibawah init : Obat bisul Sakit telinga akibat radang Menyembuhkan Borok Obat rematik atau asam urat Malaria dan influenza Kembung, mulas dan muntah Sakit tenggorokan Cara pengolah Untuk pengolahan tanaman ini ada 2 tipe, yaitu untuk luka luar dan luka dalam. Semisal untuk menyembuhkan luka bisul dan borok tanaman ini cukup ditumbuk kemudian di oleskan pada luka.

Kemudian untuk luka dalam maka perlu dibuat olehan minuman atau diserebus dahulu. Efek Samping Tanaman bandotan memiliki kandungan bioaktif yang menghasilkan aktivitas insektisida (bersifat racun seperti pestisida). Tanaman yang satu ini juga mengandung senyawa alkaloid dari kelompok pirrolizidinic, yang adalah bagian dari mekanisme pertahanan dari tanaman itu untuk melawan serangga pemakannya. Senyawa alkaloid tersebut bersifat hepatotoksik, yang artinya dapat menganggu fungsi hati. Senyawa itu juga bisa memicu penyakit hati dan bahkan kanker hati. Karena itu, denpono tidak menyarankan penggunaan tanaman ini untuk dikonsumsi, melainkan hanya sebatas obat luar saja.

Lihat Juga : Jasa Konsultan Taman Surabaya

Meski begitu, maengingat tanaman ini sudah digunakan secara turun temurun dan semisal sobat mengkonsusinya untuk obat dalam, maka apabila telah selesai masa pengobatan harap sobat untuk berhenti mengkonsumsiya. Karena efekcsamping yang bisa ditimbulkan bisa berakibat fatal.

Info teknisi blogger di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *